Pengajian ASN, Haji, dan Umrah LDII Kulon Progo: Maksimalkan Peran dalam Dakwah dan Pendidikan

Ustadz Ahmad Harun saat Memberikan Materi pada Pengajian ASN DPD LDII Kulon Progo
Ustadz Ahmad Harun saat Memberikan Materi pada Pengajian ASN DPD LDII Kulon Progo (Foto: Lines)

Kulon Progo (11/1) – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kulon Progo menyelenggarakan pengajian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), jamaah haji, dan umrah pada Minggu (11/1). Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Iman, Giripeni, Wates, Kulon Progo, sebagai upaya pembinaan sekaligus mempererat silaturahim warga LDII yang telah berkesempatan untuk ibadah haji atau umroh, serta warga yang menjadi ASN.

Meski hujan mengguyur sejak pagi, antusiasme peserta tetap tinggi. Sekitar 80 peserta hadir dari berbagai kapanewon di Kulon Progo. Pengajian ini juga dihadiri oleh jajaran Pengurus Harian serta Dewan Penasihat DPD LDII Kulon Progo.

Pengajian menghadirkan Ustadz Ahmad Harun yang menyampaikan materi Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 38. Ia mengingatkan pentingnya menyeimbangkan orientasi dunia dan akhirat, terutama bagi mereka yang telah diberi kelebihan oleh Allah SWT.

“Kenapa ketika ada seruan fisabilillah justru merasa berat, dan lebih condong pada urusan dunia? Setiap orang diberi kelebihan masing-masing, bisa berupa jabatan, harta, tenaga, atau lainnya. Semua itu semestinya dimaksimalkan untuk kepentingan fisabilillah,” ujarnya.

Wakil Bendahara DPD LDII Kulon Progo, Agus Imam Shadikin, menambahkan bahwa kelebihan yang dimiliki seseorang harus diiringi dengan kesadaran untuk berbagi, sodaqoh sesuai kemampuan. Ia mengibaratkan sodaqoh seperti aliran mata air.

Agus Imam Shadikin saat Memberikan Materi pada Pengajian ASN
Agus Imam Shadikin saat Memberikan Materi pada Pengajian ASN, Dukung Pembinaan Generasi Penerus.

“Jika diibaratkan air, ada yang bisa mengalir dengan deras, ada yang kecil gemericik, ada yang hanya menetes, dan ada yang merembes. Tentu semuanya berpahala. Namun bagi kita yang diberi kelebihan, seperti menjadi ASN atau telah menunaikan haji dan umrah, semestinya mampu mengalir lebih deras,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Bina Insan Mulia yang didukung LDII Kulon Progo, saat ini tengah merencanakan kelanjutan pembangunan. Hingga kini, SDIT di bawah naungan Yayasan Manshurin Menoreh Barokah ini baru memiliki dua ruang kelas, dan ke depan direncanakan pembangunan ruang kelas ketiga.

“Mari kita bantu sesuai kemampuan masing-masing. Ini bagian dari ikhtiar kita dalam mendukung pendidikan generasi penerus yang berkarakter luhur,” ajaknya.

Melalui pengajian ini, DPD LDII Kulon Progo berharap para ASN, jamaah haji, dan umrah semakin termotivasi untuk meningkatkan kontribusi bagi umat, baik melalui pengabdian, sodaqoh, maupun keteladanan, sehingga kelebihan yang dimiliki benar-benar membawa manfaat luas bagi masyarakat.

About andhika widiasto

Check Also

Lurah Giripeni beserta jajaran dalam Pengajian Akhir Tahun Perahu Biru LDII Wates

LDII Wates Arahkan Generasi Penerus Isi Malam Tahun Baru dengan Perahu Biru

Kulon Progo (1/1) — Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Wates menyelenggarakan Pengajian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.