
Kulon Progo (12/2) – Ketua Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Sentolo menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kapanewon untuk perencanaan tahun 2027, Kamis (12/2). Bertempat di Pendopo Kapanewon, hadir 55 peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan lembaga kemasyarakatan se-Kapanewon Sentolo.
Musrenbang dibuka oleh Panewu Sentolo, Armawati. Dalam sambutannya, ia berharap seluruh rangkaian pembahasan dapat berjalan lancar dan menghasilkan perencanaan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kapanewon (Forkopimkap) Sentolo, antara lain Danramil, Kapolsek, anggota DPRD Dapil IV, serta perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kulon Progo.
Forum Musrenbang ini juga dihadiri para lurah, carik, ulu-ulu, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal), PKK, dan Karang Taruna se-Kapanewon Sentolo. Masing-masing kalurahan memaparkan progres pembangunan yang telah dilaksanakan sekaligus menyampaikan usulan prioritas untuk tahun berikutnya.
Dari Kalurahan Demangrejo, hadir Lurah Gunawan, BPKal Supriyadi, serta Ulu-ulu Marjono. Ketua LPMK Demangrejo, Sudiyana, menyampaikan usulan pembangunan jalan corblok sepanjang 100 meter di Padukuhan Kenteng serta pembangunan drainase di wilayah barat daya Debagan. “Sarpras ini penting untuk menunjang aksesibilitas warga sekaligus mengatasi persoalan aliran air saat musim hujan,” tegas Sudiyana yang juga Ketua PC LDII Kapanewon Sentolo.
Sudiyana menegaskan bahwa kehadiran LDII dalam forum Musrenbang merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. “LDII tidak hanya bergerak dalam pembinaan keagamaan, tetapi juga berupaya aktif mendukung pembangunan di tengah masyarakat. Melalui forum Musrenbang ini, kami ingin ikut menyampaikan aspirasi warga dan mendorong program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Forum berlangsung dalam suasana tertib dan penuh semangat kebersamaan. Setiap kalurahan menyampaikan program prioritas berdasarkan kebutuhan riil di lapangan. Musrenbang ditutup pada pukul 12.00 WIB dengan doa bersama, sebagai harapan agar seluruh rencana yang telah dibahas dapat berjalan lancar dan membawa kemajuan bagi masyarakat Kapanewon Sentolo.
Setelah melalui diskusi yang dinamis dan mempertimbangkan berbagai masukan peserta, Musrenbang RKPD Kapanewon Sentolo menghasilkan sejumlah kesepakatan yang dituangkan dalam berita acara. Di antaranya menyetujui daftar kegiatan prioritas beserta sasaran, target, dan kebutuhan pendanaan untuk perencanaan tahun 2027. Seluruh hasil tersebut akan menjadi bahan utama dalam penyusunan Rancangan RKPD Kabupaten Kulon Progo Tahun 2027.
Forum juga menetapkan tiga delegasi yang akan mewakili Kapanewon Sentolo dalam Musrenbang tingkat Kabupaten, yaitu Boiran (Lurah Banguncipto), Ruri Wiguna (Ulu-ulu Srikayangan), dan Danang Yulianta (Ulu-ulu Sentolo).
LDII Daerah Istimewa Yogyakarta Selamat Datang di Website Resmi LDII Daerah Istimewa Yogyakarta