Jelang Munas X, DPP LDII Audiensi dengan Menteri Kebudayaan Bahas Penguatan Budaya Nasional

DPP LDII beraudiensi dengan Kementerian Kebudayaan Fadli Zon pada Senin (31/3). Foto: LINES
DPP LDII beraudiensi dengan Kementerian Kebudayaan Fadli Zon pada Senin (31/3). Foto: LINES

Jakarta (31/3) — Menjelang pelaksanaan Munas X LDII, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII melakukan audiensi dengan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Pertemuan tersebut menyoroti pentingnya peran organisasi kemasyarakatan Islam dalam upaya pelestarian sekaligus penguatan kebudayaan nasional. Dalam pertemuan yang berlangsung pada Senin (31/3) tersebut, DPP LDII memaparkan berbagai program kerja yang berkaitan dengan pembinaan karakter, serta menyampaikan undangan kepada Menteri Kebudayaan untuk menjadi narasumber dalam Munas X LDII yang dijadwalkan pada 7–9 April mendatang.

Pada kesempatan itu, Fadli Zon menyampaikan harapannya agar seluruh ormas Islam, termasuk LDII, dapat mengambil peran aktif dalam memajukan kebudayaan Indonesia. “Kementerian Kebudayaan berharap seluruh unsur bangsa dapat bersama-sama berkontribusi dalam pengembangan kebudayaan nasional, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti LDII,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa ke depan diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, LDII memiliki potensi besar melalui jaringan lembaga pendidikan yang dimiliki. “LDII memiliki pondok pesantren, perguruan tinggi, hingga sekolah menengah dan dasar. Kolaborasi dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk memperkuat kebudayaan nasional,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Munas tidak hanya menjadi ajang konsolidasi internal, tetapi juga menyoroti dinamika lingkungan strategis global saat ini.

“Kita ketahui bahwa lingkungan strategis global, baik dari sisi geopolitik maupun geoekonomi, telah mengalami perubahan. Konflik di kawasan Timur Tengah turut memberikan dampak terhadap Indonesia. Oleh karena itu, tema Munas LDII kali ini adalah memperkuat daya tahan terhadap tantangan global,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketahanan yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan fisik, tetapi juga mencakup ketahanan pangan, energi, mental, hingga kebangsaan. “Salah satunya adalah membangun ketahanan moral melalui kebudayaan. Karena itu, kami menghadirkan Menteri Kebudayaan sebagai narasumber,” jelasnya.

Hadir pula dalam audiensi itu Ketua DPP LDII Singgih Tri Sulistyono, Sekretaris Wahjoe Setiono, Ketua Dept.Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan Tri Gunawan Hadi dan anggota Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan Netti Herawati.

Menanggapi hal tersebut, DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan siap mendukung upaya pelestarian budaya melalui penguatan pendidikan karakter khas kejogjaan. Ketua DPW LDII DIY, Atus Syahbudin, berkomitmen memperkuat pendidikan karakter yang selaras dengan nilai budaya Yogyakarta.

Melalui implementasi 29 Karakter Luhur, nilai-nilai seperti kejujuran, amanah, kerja sama, hidup rukun, hemat, serta menghormati budaya lokal ditanamkan kepada generasi muda. “Pendidikan karakter tersebut dilaksanakan melalui berbagai lembaga pendidikan seperti Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), sekolah, pondok pesantren, serta majelis taklim. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan budaya Yogyakarta yang menjunjung tinggi prinsip andhap asor, unggah-ungguh, tepo seliro, serta semangat gotong royong,” tegas Atus.

Ia menambahkan, momentum Munas X LDII diharapkan mampu memperkuat arah kebijakan organisasi, termasuk dalam mendukung pelestarian budaya yang menjadi bagian penting dari jati diri bangsa.

About LDII DIY

Check Also

DPW LDII DIY mengikuti Rapimnas 16 Februari 2026 secara daring

Sukseskan Munas X LDII 2026, LDII DIY Siapkan Partisipasi Luring dan Daring dari 6 Studio Mini

Yogyakarta (5/4) — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) X LDII tahun 2026, Dewan Pimpinan Pusat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.