Gelar “Masak Bareng”, LDII Gunungkidul Asah Kreativitas dan Kemandirian bagi Generus Putri

LDII Gunungkidul Asah Kreativitas dan Kemandirian bagi Generus Putri melalui Masak Bareng
LDII Gunungkidul Asah Kreativitas dan Kemandirian bagi Generus Putri melalui Masak Bareng

Gunungkidul (18/6). LDII Kabupaten Gunungkidul menggelar kegiatan “Masak Bareng” bertema Makanan Olahan Produk Rumah Tangga bagi generasi penerus (generus) putri di kompleks Masjid Al-Husna Kemorosari, Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, Minggu (17/6).

Kegiatan tersebut diikuti remaja putri tingkat SMA hingga usia pranikah dari delapan kapanewon, yakni Wonosari, Gedangsari, Patuk, Playen, Paliyan, Panggang, Saptosari, dan Tanjungsari. Sejak pagi hingga siang hari, peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan.

Dalam kegiatan itu, panitia menghadirkan Nuryamjanah, pelaku usaha catering di Gunungkidul, sebagai narasumber sekaligus mentor. Ia memberikan berbagai tips mengolah bahan sederhana menjadi sajian yang menarik, sehat, dan memiliki nilai ekonomi. “Di sini kita akan belajar membuat sajian yang menarik dan tentunya sehat. Bahannya mudah didapatkan di sekitar kita,” ungkapnya.

Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan aneka makanan ringan sesuai kreativitas masing-masing kelompok. Berbagai perlengkapan memasak seperti alat pengukus, kompor, mixer, loyang, hingga peralatan penyajian telah disiapkan panitia untuk mendukung jalannya kegiatan.

Pendamping kegiatan, Supartinah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan keterampilan sekaligus membangun karakter generasi muda putri. “Melalui kegiatan ini, generus putri diharapkan memiliki keterampilan praktis yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat berkarya,” ujarnya.

Selain praktik memasak, panitia juga memberikan apresiasi bagi hasil karya terbaik peserta. Penilaian dilakukan berdasarkan kreativitas, cita rasa, penyajian, serta kekompakan dalam kerja sama tim.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat kekeluargaan. Para peserta tampak aktif berdiskusi dan saling berbagi pengalaman selama proses memasak berlangsung.

Pada sesi penutupan, Hj. Sarilah memberikan nasihat kepada peserta mengenai pentingnya mempersiapkan diri sebagai generasi putri yang memiliki kemampuan dan karakter baik sejak usia muda.

Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas. Karena itu, keterampilan, akhlak, dan kemampuan mengelola rumah tangga perlu dipersiapkan sejak dini.

“Kegiatan seperti ini menjadi bagian pembinaan karakter agar generasi muda putri tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terampil, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII DIY Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK), Fitri Anomsari, mengapresiasi kegiatan pembinaan generasi muda putri yang dilaksanakan LDII Gunungkidul tersebut. Menurut Fitri, pembinaan keterampilan dan karakter bagi generasi muda menjadi bagian penting dalam menyiapkan calon generasi penerus yang mandiri dan kreatif.

Fitri menilai kegiatan berbasis keterampilan seperti “Masak Bareng” dapat menjadi sarana positif untuk melatih kerja sama, meningkatkan rasa tanggung jawab, sekaligus menumbuhkan jiwa produktif di kalangan generasi muda.

About andhika widiasto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.