
Kulon Progo (11/5). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Nanggulan, Jemino, melaksanakan safari salat dzuhur di Masjid Al Barokah, Jatisarono, Nanggulan, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin (11/5). Kegiatan di masjid naungan LDII tersebut menjadi sarana silaturahim sekaligus penguatan ukhuwah antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Jemino hadir bersama beberapa staf KUA Nanggulan serta pegawai Kapanewon Nanggulan bagian kesejahteraan rakyat (Kesra). Turut hadir Ketua Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Nanggulan, Suwarno, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Jatisarono, Sulistiyono, serta jamaah salat dzuhur setempat.
Usai pelaksanaan salat dzuhur berjamaah, Jemino menyampaikan mengenai keutamaan ibadah kurban menjelang Hari Raya Iduladha. Ia mengajak masyarakat mempersiapkan diri menyambut momentum ibadah tersebut dengan meningkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, suasana yang rukun dan harmonis menjadi modal penting dalam membangun lingkungan yang aman dan damai.
Dalam kesempatan tersebut, Jemino juga menitipkan bibit nanas kepada warga agar dapat ditanam dan dirawat bersama. “Silakan ditanam, semoga tumbuh subur dan dapat memberikan manfaat. Ini salah satu upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan produktif,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Jemino turut menyampaikan undangan kegiatan pengajian tingkat kapanewon dan pelatihan juru sembelih halal. Ia berharap LDII dapat mengirimkan satu perwakilan untuk mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keagamaan.
Sementara itu, Ketua PC LDII Nanggulan, Suwarno, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan safari dzuhur dari KUA Nanggulan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana yang baik dalam mempererat komunikasi dan kebersamaan antara unsur pemerintah dan masyarakat.
Ia juga menyambut baik pemberian bibit nanas yang dinilai memiliki nilai manfaat bagi warga. “Nanas ini termasuk mudah dibudidayakan. Insya Allah tanaman nanas ini dapat membantu mendorong produktivitas masyarakat apabila dikelola dengan baik,” ungkap Suwarno.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan yang harmonis antara KUA, pemerintah kapanewon, dan masyarakat dapat terus terjalin. Sehingga mendukung terciptanya kehidupan yang rukun, damai, dan penuh kebersamaan di Kapanewon Nanggulan.
Suwarno menilai, kegiatan sederhana seperti safari dzuhur memiliki makna penting dalam menjaga ukhuwah Islamiyah dan memperkuat kerukunan di lingkungan masyarakat. “Kegiatan seperti ini bagus untuk menjalin ukhuwah dan kerukunan,” pungkasnya.
LDII Daerah Istimewa Yogyakarta Selamat Datang di Website Resmi LDII Daerah Istimewa Yogyakarta