Kunjungi Kemenko PMK, LDII Dorong Penguatan One Health dan Planetary Health untuk Antisipasi Wabah dan Krisis Kesehatan

Kunjungan DPP LDII ke Kemenko PMK, Dorong One Health dan Planetary Health. Foto: LINES
Kunjungan DPP LDII ke Kemenko PMK, Dorong One Health dan Planetary Health. Foto: LINES

Jakarta (5/5). Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI) menerima kunjungan DPP LDII di Jakarta pada Senin (4/5). Audiensi tersebut membahas penguatan kolaborasi dalam menghadapi tantangan kesehatan masa kini dan masa depan melalui pendekatan One Health dan Planetary Health.

Dalam pertemuan itu, Koordinator Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LISDAL) DPP LDII, Dicky Budiman, diterima Sekretaris Kementerian Koordinator PMK, Imam Machdi, serta Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kemenko PMK, Sukadiono, yang juga menjabat Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.

Imam Machdi mengapresiasi kontribusi warga dan tokoh LDII dalam mendukung program-program pemerintah, terutama pada bidang kesehatan masyarakat dan pembangunan sosial berbasis komunitas. Menurutnya, LDII memiliki potensi besar untuk menjadi contoh dalam penerapan program kesehatan hingga tingkat akar rumput.

Ia menilai, jaringan LDII yang tersebar hingga tingkat Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC) dapat menjadi kekuatan strategis dalam mendukung keterhubungan antara kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Dicky Budiman menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor untuk membangun ketahanan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Menurutnya, tantangan kesehatan global ke depan membutuhkan pendekatan yang menyeluruh dan terintegrasi.

Dalam kesempatan tersebut, Dicky menjelaskan pentingnya implementasi One Health dan Planetary Health sebagai strategi menghadapi ancaman kesehatan di masa mendatang. “Hal itu sebagai antisipasi lahirnya penyakit baru, wabah baru dan meminimalisir masalah-masalah kesehatan yang mungkin terjadi di masa depan,“ ungkap Ketua DPP LDII ini.

Ia menjelaskan, One Health dan Planetary Health saat ini menjadi isu prioritas di tingkat global karena menyangkut keseimbangan antara manusia dan lingkungan. Pendekatan tersebut menitikberatkan pada harmonisasi kesehatan manusia, hewan, air, tanah, udara, hingga ekosistem secara keseluruhan.

Epidemiolog Griffith University Australia itu menambahkan bahwa penerapan konsep tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan bumi dan seluruh makhluk hidup di dalamnya agar tercipta keseimbangan yang harmonis antara manusia dan alam.

One health sudah menjadi aksi global. Diharapkan setiap diri manusia berperilaku sehat, kemudian apa yang manusia lakukan terhadap lingkungan di sekitar dilakukan dalam kerangka tindakan-tindakan yang tidak merusak alam dan lingkungan,” kata dia.

Dicky juga mencontohkan berbagai langkah sederhana yang dapat diterapkan masyarakat dalam mendukung gerakan tersebut, seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik, menjaga kebersihan diri, hingga mengonsumsi makanan yang sehat dan halal. “Tindakan kecil itu menjadi potensi pencegahan datangnya wabah atau masalah kesehatan lain,” ujarnya.

Selain bertemu jajaran Kemenko PMK, Dicky Budiman juga berdiskusi langsung dengan Menteri Koordinator PMK, Pratikno. Dalam diskusi tersebut, ditekankan pentingnya penguatan kapasitas masyarakat pada level grassroots sebagai fondasi keberhasilan pembangunan manusia berkelanjutan di Indonesia.

“Harapannya ini menjadi langkah awal, sinergi yang lebih konkret dalam mendorong transformasi kesehatan masyarakat Indonesia melalui pendekatan One Health dan Planetary Health,” kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW LDII DIY Atus Syahbudin menyatakan dukungannya terhadap penguatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan. “Melalui program Sampah Menjadi Jariyah, Kyai Peduli Sampah, dan Program Kampung Iklim (Proklim), LDII DIY berupaya membangun karakter masyarakat yang peduli terhadap kebersihan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan,” ungkap Atus.

Melalui pembinaan di tingkat warga hingga majelis taklim, LDII DIY terus mendorong penerapan pola hidup sehat, pengelolaan lingkungan yang baik, serta peningkatan kesadaran kolektif dalam menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari ikhtiar menciptakan kehidupan masyarakat yang sehat dan berkelanjutan.

About andhika widiasto

Check Also

DPP LDII menerima kunjungan Bank BJB Syariah di Kantor DPP LDII. Foto: LINES

LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Umat Berbasis Digital

Jakarta (7/5). DPP LDII menerima audiensi dari Bank BJB Syariah di Kantor DPP LDII, Senayan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.