Home / Kegiatan / Evaluasi Pembelajaran Santri, LDII Gunungkidul Gelar FAS 2022

Evaluasi Pembelajaran Santri, LDII Gunungkidul Gelar FAS 2022

Gunungkidul (8/11) – DPD LDII Kabupaten Gunungkidul menggelar Fetival Anak Sholeh (FAS) tahun 2022 yang dipusatkan di Masjid Al-Husna, Kota Wonosari, Minggu (6/11/2022). FAS digelar dalam rangka mengevaluasi perkembangan pembelajaran para santri yang dibina oleh LDII.

Ketua Pelaksana FAS Wawan Untoro mengatakan, FAS merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan kembali pada tahun 2022. Dua tahun sebelumnya, saat pandemi Covid-19 kegiatan FAS dilaksanakan dengan membagi beberapa zona, sehingga peserta tersebar di beberapa titik.

“Untuk tahun ini baru bisa terlaksana secara sentral di Kota Wonosari, sebanyak 598 peserta usia TK dan SD antusias mengikuti FAS,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan FAS tahun 2022 dilaksanakan untuk mengukur sampai sejauh mana penerapan dan penyerapan kurikulum pembinaan generasi usia TK dan SD sehingga target pencapaian untuk anak-anak mampu terlaksana dengan baik. “Tentunya dengan pembinaan secara intensif dan berkelanjutan, sehingga anak-anak bisa memahami pembelajaran dan target yang diharapkan dapat tercapai,” ujarnya.

Beberapa lomba yang dipertandingkan antara lain hafalan asmaul husna, hafalan doa-doa, hafalan surat pendek, tadarus Alquran dan lainnya. Wawan menyebut, pelaksanaan FAS tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya.

“Tahun ini kegiatan kami kemas lebih menarik dengan menghadirkan kelompok bazar ekonomi kreatif bagi generasi muda. Diharapkan dapat membantu perkembangan dan pertumbuhan ekonomi keluarga sekaligus juga menciptakan lapangan kerja dan kemandirian generasi anak-anak muda,” pungkasnya. (masginowe)

About LDII DIY

Check Also

PC LDII Ngemplak

Peringati Hari Santri Nasional, PC LDII Ngemplak Gelar Jogja Jambore Anak Sholeh (JOGJAS) 2022

Sleman (28/10) – PC LDII Kapanewon Ngemplak menggelar Jogja Jambore Anak Sholeh (JOGJAS) 2022 di …

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.